Selamat Tinggal Lang Ling Lung

Sahabat Wulan Bahagia, buat penggemar serial Donal Bebek pasti ingat siapa Profesor Lang Ling Lung, alias ‘Profesor Linglung.’

Meski jenius, kadang ia sibuk mencari kacamatanya, padahal kacamatanya ada di atas hidungnya, alias sedang dipakainya.

Atau suatu ketika, saat membeli obat "apakah saya bisa mendapatkan obat yang terbuat dari asam asetilsalisilat, yang disintesis dari asam salisilat dan anhidrida asetat?" Tanyanya pada penjaga apotik yang kebingungan, "maksud bapak aspirin?"

“Ah, bener, kenapa saya lupa nama obatnya yah?”

Profesor Lang Ling Lung menjawab sambil berpikir keras, karena begitu mau menyebut nama obat yang baru disebutkan pegawai tadi, tiba-tiba ia lupa lagi, " iya saya butuh ehh aaa.."

Sahabat Wulan Bahagia, itu hanyalah kisah menggambarkan, bagaimana hebat dan jeniusnya kita, tak ada yang bisa mengalahkan waktu dan usia. Kemampuan kognitif seseorang akan menurun seiring bertambahnya usia.

Agar dapat memperlambat penurunan fungsi otak, kita perlu melatih otak.

Berikut ada beberapa cara melatih otak, agar kita terhindar dari pikun seperti Profesor Lang Ling Lung.

1. Membaca

Perbanyaklah membaca karena kegiatan ini merupakan latihan dasar yang baik bagi otak. Anda dapat membaca apa pun, mulai dari surat kabar, buku novel, atau majalah. Makin tinggi kualitas isi tulisan yang Anda baca, makin baik pula efeknya bagi otak.

2. Menulis

Menulis bisa dijadikan wadah untuk melatih kemampuan otak. Soalnya, pada saat menulis, kita akan lebih banyak berpikir menggunakan otak. Untuk lebih memaksimalkan fungsi otak, menulis lah dengan tangan, bukan dengan cara mengetik.

Penelitian menunjukkan bahwa menulis dengan tangan lebih efektif dalam mengaktifkan bagian otak yang berhubungan dengan memori dan belajar.

3. Olahraga secara rutin

Melatih otak tidak hanya melalui latihan pikiran dan menambah wawasan, tetapi juga dengan olahraga teratur. Penelitian membuktikan bahwa orang yang rutin berolahraga memiliki daya ingat dan kemampuan konsentrasi yang lebih baik dibandingkan mereka yang jarang bergerak.

Hal ini diduga karena olahraga dapat membantu memperlancar aliran darah di otak sehingga nutrisi untuk sel otak tersalurkan dengan maksimal serta merangsang perbaikan sel-sel saraf otak.

4. Menambah kosa kata dan mempelajari bahasa baru

Pelajari kata-kata baru, baik dari buku maupun kamus, sebagai sarana latihan bagi otak, terutama pada sisi yang mengontrol kemampuan berbahasa. Bentuk latihan semacam ini juga tepat untuk menjaga kesehatan otak Anda.

5. Melakukan senam otak

Salah satu cara yang menyenangkan tetapi tidak kalah penting dalam melatih fungsi otak adalah senam otak.

Senam otak bisa dilakukan dengan cara memainkan berbagai permainan yang mendorong Anda untuk berpikir, seperti tebak kata dan teka-teki silang, atau permainan yang melibatkan kemampuan mengingat.

6. Bermain board games

Board games selalu menyenangkan untuk dimainkan, terutama jika dimainkan bersama dengan teman dan sahabat.

Siapa yang tak kenal catur, puzzle, Sudoku, atau teka-teki silang? Permainan tersebut baik untuk mengasah memori, konsentrasi, logika, serta koordinasi tangan dan mata.

7. Mencoba hobi baru

Mempelajari hal dan minat baru dapat membuat otak terasah dan terlatih untuk belajar. Anda bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya belum pernah dilakukan, seperti memasak, berkebun, melukis, atau traveling untuk menjelajahi tempat dan suasana baru.

8. Belajar bermain musik

Belajar bermain musik memang punya banyak manfaat. Siapa sangka salah satu manfaatnya adalah dapat membantu mencegah gangguan daya ingat dan pikun.

Studi menunjukkan bahwa orang yang memiliki kebiasaan bermain musik memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengalami demensia dan gangguan memori. Jadi, tunggu apa lagi? Segera pilih instrumen musik yang ingin Anda pelajari!

Selain beberapa cara di atas, hal lain yang juga tak kalah penting untuk dilakukan guna menjaga fungsi otak adalah menjalin hubungan yang baik dengan orang lain, menjalani gaya hidup sehat, dan mengatasi stres.

Agar fungsi otak tetap terjaga hingga lanjut usia, kesehatannya juga perlu diperhatikan. Jangan segan untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda memiliki keluhan seputar kesehatan otak.

Selain melakukan latihan otak di atas, jangan lupa menjaga gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan gizi seimbang dan berolahraga. Hindari asap rokok dan pastikan tidur dalam jumlah yang cukup.

Semua usaha tersebut akan membantu Sahabat Wulan Bahagia tetap sehat dan otak pun tetap terasah hingga bebas pikun.

Previous
Previous

Tujuan umat Buddha Bukan Surga

Next
Next

Meditasi Tak Harus Duduk Bersila