Kesehatan Alami dengan Jamu (Tanaman Herbal)

Sahabat Wulan Bahagia, segala yang terbentuk akan terurai. Memasuki usia lanjut, tubuh mengalami perubahan alamiah: kekuatan otot menurun, sendi sering nyeri, daya tahan tubuh melemah, fungsi pencernaan dan ingatan tidak sebaik masa muda. Karena itu, kita membutuhkan perawatan kesehatan yang lembut, aman, dan berkesinambungan.

Salah satu warisan budaya Nusantara yang masih relevan hingga kini adalah jamu tradisional. Bila digunakan dengan tepat, jamu dapat menjadi pendamping hidup sehatq.

Pengertian Jamu

Jamu adalah minuman atau ramuan herbal tradisional Indonesia yang dibuat dari bahan alami seperti rimpang, daun, kulit kayu, dan biji-bijian. Rimpang atau rizoma adalah modifikasi batang tumbuhan yang tumbuhnya menjalar di bawah permukaan tanah, dapat menghasilkan tunas dan akar baru dari ruas-ruasnya. Rimpang menyimpan banyak minyak atsiri dan alkaloid yang berkhasiat pengobatan. Nah, berbeda dengan obat kimia, jamu bekerja perlahan namun mendukung keseimbangan tubuh.

Jamu yang Baik untuk Lansia dan Manfaatnya

1. Jamu Kunyit Asam

Kunyit mengandung kurkumin yang bersifat antiradang, sedangkan asam membantu penyegaran tubuh.

Manfaat: Mengurangi nyeri sendi dan rematik, membantu pencernaan, mengurangi peradangan ringan, menjaga daya tahan tubuh

2. Temulawak

Temulawak dikenal sebagai jamu penguat tubuh dan pencernaan.
Manfaat: Menjaga kesehatan hati, meningkatkan nafsu makan, mengurangi rasa lelah dan pegal, mendukung metabolisme tubuh

3. Beras Kencur

Rasanya manis dan ringan sehingga mudah diterima lansia.

Manfaat: Mengurangi pegal dan nyeri otot, memberi rasa hangat pada tubuh, membantu tidur lebih nyenyak, menambah stamina ringan

4. Jahe

Minuman jahe sangat populer dan mudah dibuat di rumah.

Manfaat: Menghangatkan tubuh, mengurangi masuk angin dan mual, melancarkan peredaran darah, mengurangi nyeri sendi


5. Pegagan

Pegagan, daun kaki kuda, atau antanan (bahasa Latin: Centella Asiatica) merupakan tanaman liar yang banyak tumbuh di perkebunan, ladang, tepi jalan, serta pematang sawah. Tanaman ini berasal dari daerah Asia tropik, tersebar di Asia Tenggara termasuk Indonesia, India, Republik Rakyat Tiongkok, Jepang, Madagaskar, dan Australia kemudian menyebar ke berbagai negara-negara lain. Sering digunakan sebagai penutup tanah, adakalanya dimakan sebagai sayuran. Berkhasiat sebagai obat tradisional untuk berbagai penyakit

Pegagan juga sering disebut tanaman otak karena khasiatnya dalam membantu daya ingat.

Manfaat: Membantu daya ingat, melancarkan peredaran darah ke otak, mengurangi kecemasan ringan, mendukung kesehatan saraf, mengobati luka, mengobati Sakit maag dan Perut kembung, mempercepat penyembuhan jaringan dengan meningkatkan kadar hidroksiprolin & kolagen.

Kebanyakan pegagan dikonsumsi sebagai lalapan, tetapi ada yang dijadikan teh, diambil ekstraknya untuk dibuat kapsul atau diolah menjadi krem, salep, obat jerawat, maupun body lotion.

6. Daun Sirsak

Digunakan dalam jumlah terbatas.

Manfaat: Membantu mengontrol gula darah, menurunkan tekanan darah, kaya antioksidan

Catatan: Tidak diminum setiap hari dan tidak berlebihan.

Cara Aman Konsumsi Jamu bagi Lansia

Agar jamu benar-benar bermanfaat, lansia perlu memperhatikan hal berikut:

  • Konsumsi satu jenis jamu dalam satu waktu

  • Gunakan dosis ringan

  • Tidak diminum terus-menerus setiap hari

  • Hentikan bila muncul pusing, mual, atau lemas

  • Konsultasikan dengan tenaga kesehatan bila sedang minum obat rutin

Penutup

Jamu tradisional adalah bentuk kearifan lokal yang mengajarkan hidup selaras dengan alam. Bagi lansia, jamu bukanlah pengganti obat dokter, melainkan pendamping untuk menjaga keseimbangan tubuh dan kualitas hidup.


Dengan penggunaan yang bijak, jamu dapat membantu lansia menjalani hari tua dengan lebih sehat, nyaman, dan bermakna.

Next
Next

Tahun Baru 2026, Mengisi Waktu Tenang dan Bermakna